Resistor
| Resistor | |
|---|---|
Tiga buah resistor komposisi karbon | |
| Simbol | |
| Tipe | Komponen pasif |
| Kemasan | Dua kaki |
| Fungsi | Menahan arus listrik |
Resistor adalah komponen elektronik dua saluran yang didesain untuk menahan arus listrik dengan memproduksi penurunan tegangan diantara kedua salurannya sesuai dengan arus yang mengalirinya, berdasarkan hukum Ohm:
Resistor digunakan sebagai bagian dari jejaring elektronik dan sirkuit elektronik, dan merupakan salah satu komponen yang paling sering digunakan. Resistor dapat dibuat dari bermacam-macam kompon dan film, bahkan kawat resistansi (kawat yang dibuat dari paduan resistivitas tinggi seperti nikel-kromium).
Karakteristik utama dari resistor adalah resistansinya dan daya listrik yang dapat diboroskan. Karakteristik lain termasuk koefisien suhu, desah listrik, dan induktansi.
Resistor dapat diintegrasikan kedalam sirkuit hibrida dan papan sirkuit cetak, bahkan sirkuit terpadu. Ukuran dan letak kaki bergantung pada desain sirkuit, resistor harus cukup besar secara fisik agar tidak menjadi terlalu panas saat memboroskan daya.
Potensiometer
| Potensiometer | |||
|---|---|---|---|
Potensiometer satu putaran yang umum | |||
| Simbol | |||
| Tipe | Komponen pasif | ||
| Kategori | Komponen resistif | ||
Potensiometer adalah resistor tiga terminal dengan sambungan geser yang membentuk pembagi tegangan dapat disetel. Jika hanya dua terminal yang digunakan (salah satu terminal tetap dan terminal geser), potensiometer berperan sebagai resistor variabel atau Rheostat. Potensiometer biasanya digunakan untuk mengendalikan peranti elektronik seperti pengendali suara pada penguat. Potensiometer yang dioperasikan oleh suatu mekanisme dapat digunakan sebagai transduser, misalnya sebagai sensor joystick.
Konstruksi dari potensiometer gulungan kawat: # Elemen resistif # Badan # Penyapu (wiper) # Sumbu # Sambungan tetap #1 # Sambungan penyapu # Cincin # Baut # Sambungan tetap #2
Potensiometer jarang digunakan untuk mengendalikan daya tinggi (lebih dari 1 Watt) secara langsung. Potensiometer digunakan untuk menyetel taraf isyarat analog (misalnya pengendali suara pada peranti audio), dan sebagai pengendali masukan untuk sirkuit elektronik. Sebagai contoh, sebuah peredup lampu menggunakan potensiometer untuk menendalikan pensakelaran sebuah TRIAC, jadi secara tidak langsung mengendalikan kecerahan lampu.
Potensiometer yang digunakan sebagai pengendali volume kadang-kadang dilengkapi dengan sakelar yang terintegrasi, sehingga potensiometer membuka sakelar saat penyapu berada pada posisi terendah.
Photodioda dan LED
Pengertian Photo dioda
Photo dioda adalah jenis dioda yang berfungsi untuk mendeteksi cahaya. Berbeda dengan dioda biasa.Komponen elektronik ini akan mengubah cahaya menjadi arus listrik.Cahaya yang dapat di deteksi oleh dioda ini,mulai dari infrared,sinar ultra violet,sampai dengan sinar X. Jenis dioda seperti ini telah di aplikasikan pada alat penghitung kendaraan otomatis di jalan-jalan umum.PRINSIP KERJA PHOTO DIODA
Photodioda dibuat dari semikonduktor dengan bahan yang populer adalah silicon ( Si) atau galium arsenida ( GaAs), dan yang lain meliputi InSb, InAs, PbSe. Material ini menyerap cahaya dengan karakteristik panjang gelombang mencakup: 2500 Å - 11000 Å untuk silicon, 8000 Å – 20,000 Å untuk GaAs. Ketika sebuah photon (satu satuan energi dalam cahaya) dari sumber cahaya diserap, hal tersebut membangkitkan suatu elektron dan menghasilkan sepasang pembawa muatan tunggal, sebuah elektron dan sebuah hole, di mana suatu hole adalah bagian dari kisi-kisi semikonduktor yang kehilangan elektron. Arah Arus yang melalui sebuah semikonduktor adalah kebalikan dengan gerak muatan pembawa. cara tersebut didalam sebuah photodiode digunakan untuk mengumpulkan photon - menyebabkan pembawa muatan (seperti arus atau tegangan) mengalir/terbentuk di bagian-bagian elektroda. Photodioda digunakan sebagai penangkap gelombang cahaya yang dipancarkan oleh Infrared. Besarnya tegangan atau arus listrik yang dihasilkan oleh photodioda tergantung besar kecilnya radiasi yang dipancarkan oleh infrared.
Light-Emitting Diode atau LED merupakan sebuah alat semikonduktor yang berukuran hanya beberapa milimeter saja. Alat ini mampu mengubah energi elektrik secara langsung menjadi sinar dan tidak dapat dipungkiri sangat efisien ketika berubah menjadi konsumsi energi. Untuk saat ini lampu Xenon dan LED empat kali lebih efisien dibandingkan dengan lampu-lampu halogen. Sebagai tambahan, LED lebih menonjol karena mendapat garansi seumur hidup dan mampu bereaksi sepuluh kali lebih cepat dibandingkan dengan lampu bohlam tradisional.
A-emitting dioda cahaya (LED) adalah sebuah semikonduktor sumber cahaya. LED digunakan sebagai lampu indikator di banyak perangkat, dan semakin digunakan untuk pencahayaan . Diperkenalkan sebagai komponen elektronik praktis pada tahun 1962, [2] yang dipancarkan LED awal rendah intensitas cahaya merah, tapi versi modern tersedia di seluruh terlihat , ultraviolet dan inframerah panjang gelombang, dengan kecerahan yang sangat tinggi.
Ketika lampu-emitting dioda ke depan bias (diaktifkan), elektron dapat bergabung kembali dengan lubang dalam perangkat, melepaskan energi dalam bentuk foton . Efek ini disebut electroluminescence dan warna dari) cahaya (sesuai dengan energi foton ditentukan oleh perbedaan energi dari semikonduktor.
Sebuah LED biasanya kecil di daerah (kurang dari 1 mm 2), dan komponen optik terpadu digunakan untuk membentuk pola radiasi dan membantu dalam refleksi. LED ini banyak keuntungan lebih dari sumber cahaya pijar termasuk konsumsi energi yang lebih rendah , lagi seumur hidup , meningkatkan ketahanan, ukuran lebih kecil, lebih cepat beralih , dan daya tahan yang lebih besar dan kehandalan. LED cukup kuat untuk pencahayaan ruangan relatif mahal dan memerlukan lebih tepat saat ini dan manajemen panas dari kompak lampu neon sumber output yang sebanding.
Light-emitting dioda digunakan dalam aplikasi yang beragam sebagai pengganti penerbangan pencahayaan , pencahayaan otomotif (terutama indikator ) dan sinyal lalu lintas . Ukuran kompak LED telah memungkinkan teks baru dan menampilkan video dan sensor untuk dikembangkan, sedangkan tarif mereka beralih tinggi berguna dalam teknologi komunikasi canggih. Inframerah LED juga digunakan dalam remote control unit produk komersial, termasuk televisi, pemutar DVD, dan peralatan rumah tangga lainnya.


Dioda cahaya atau lebih dikenal dengan sebutan LED (light-emitting diode) adalah suatu semikonduktor yang memancarkan cahaya monokromatik yang tidak koheren ketika diberi tegangan maju. Gejala ini termasuk bentuk elektroluminesensi. Warna yang dihasilkan bergantung pada bahan semikonduktor yang dipakai, dan bisa juga ultraviolet dekat atau inframerah dekat.
Konsep Robot Line Follower
SENSOR INFRAMERAH
Sensor
merupakan elemen dalam sistem pengukuran yang memperoleh parameter
fisik dan merubahnya kedalam bentuk sinyal yang dapat diproses oleh
sistem. Sensor dibagi dalam dua katagori; sensor eksternal, yang
dipasang diluar robot, dan sensor internal yang dipasang di dalam
robot. Sensor internal diperlukan untuk mengamati posisi, kecepatan,
dan akselerasi berbagai. Rangkaian sensor infra merah terlihat pada
gambar.
MOTOR DC
Motor
DC mengkonversikan energi listrik arus searah (DC) kedalam energi
putaran mekanik. Torsi-kecepatan dapat dicapai dengan konfigurasi
elektrik yang berbeda. Kecepatan motor DC dapat diatur secara lembut
dan dapat diputar kearah berlawanan. Selama motor DC memiliki rasio
yang tinggi antara torsi dengan inersia-rotor, motor dapat merespon
dengan cepat.
Rangkaian Driver dan Modulasi Lebar Pulsa ( PWM )
Kontrol
kecepatan secara elektronik modulasi lebar pulsa (PWM). Kontrol PWM
memiliki keuntungan dimana mampu mengemudikan bipolar power transistor
dengan cepat diantara saturasi dan cutoff atau meng on dan off-kan FET.
Disisi lain power disipasinya kecil.
H-BRIDGE
Untuk
mengontrol kecepatan dari motor DC, kita harus mengubah suplay arus ke
motor. Untuk mengontrol arah rotasi, arah dari arus yang mengalir pada
motor harus dibalik. Ini memerlukan penguat arus, dan beberapa alat
untuk menswit arah arus. Konsep dari H-bridge sesuai dengan kebutuhan
ini. Menggunakan empat transistor power yang disusun dalam konfigurasi
H disekeliling motor DC dan secara berurutan menghidupkan sepasang pada
waktu yang bersamaan untuk arah putaran yang diinginkan.
IC ( Integrated Circuit ) |






